Yesus Peduli

7/31/20263 min baca

worm's-eye view photography of concrete building
worm's-eye view photography of concrete building

Referensi Khotbah: https://www.youtube.com/live/J_aubTaiBoo?si=msAfERv7Gm8qFHAG&t=1004

Obyektif: Jemaat memegang teguh kebenaran Firman Tuhan, bahwa Tuhan peduli kepada setiap jemaat walaupun di dalam keadaan yang tidak menentu.

<Pemandu memberikan rangkuman dari khotbah dan juga mengajak jemaat membaca Firman Tuhan>

Di dalam setiap keadaan hidup, ada Yesus yang selalu peduli terhadap kita, mari kita baca kebenaran Firman Tuhan bagaimana Yesus sangat peduli terhadap murid-muridNya, mari kita baca bersamasama secara bergantian di Markus 4 ayat 35 hingga 41 dan belajar untuk memahaminya.

• Pada ayat ke-35: Yesus lah yang memberikan perintah kepada murid-muridNya untuk bertolak ke seberang; ini menggambarkan perjalanan kehidupan kita sebagai manusia, ada tujuan keselamatan kekal yang Tuhan sudah persiapkan bagi kita.

• Pada ayat ke-36 dan 37: danau atau laut dengan taufan, di sini melambangkan situasi hidup yang tidak menentu/tidak bisa kita prediksi, keadaan yang gelap atau menakutkan bagi kita. Sebagai orang percaya pasti kita akan mengalami hal-hal yang tidak kita duga sebelumnya, dan seringkali membuat kita menjadi cemas.

• Pada ayat ke-38: ini adalah respon kebanyakan orang, bahkan murid Tuhan mempertanyakan Tuhan, apakah Tuhan Yesus diam dan tidak peduli dengan situasi yang sedang kita hadapi.

Pertanyaan Penuntun: mari kita berhenti sebentar dan saling berbagi satu dengan yang lain, apakah anda pernah atau sedang menghadapi situasi seperti murid-murid Tuhan di ayat 35-38, menghadapi masalah tidak terduga dan mempertanyakan apakah Tuhan peduli dengan anda? Situasi seperti apa yang kadang membuat anda merasa cemas atau takut?

<Pemandu membagikan pengalaman apribadi mereka lalu meminta jemaat-jemaat lain untuk berani secara terbuka menyampaikan apa pengalaman hidup yang mereka pernah alami atau kecemasan yang mereka sering rasakan>

Jika kita lanjutkan pembelajaran kita di ayat Markus 4 ayat 39, di sini kita bisa mengerti bahwa Tuhan selalu peduli dengan keadaan kita. Kita perlu mengerti betul hati Tuhan kepada kita, bagaimana hati Tuhan penuh dengan belas kasihan, seperti tertulis di Matius 15 ayat 32, dan Yohanes 11 ayat 32-35 <Pemandu mengajak seluruh jemaat untuk membaca ayat-ayat tersebut bersama-sama>.

Ayat-ayat tersebut adalah bukti Tuhan bisa merasakan apa yang kita rasakan (Yesus menangis melihat kesusahan hati muridNya), Tuhan sangat dekat dengan kita dan memperhatikan keadaan hidup kita walaupun kita sedang berada di tengah-tengah badai kehidupan, Dia ada bersama kita.

Melanjutkan Markus 4 ayat 40-41 <pemandu membacakan ayat-ayat tersebut kepada jemaat>, pertanyaan di ayat-ayat tersebut adalah pertanyaan yang valid sampai sekarang, kenapa kita begitu ketakutan? Kenapa kita tidak bisa percaya pada Tuhan?

Jika kita kilas balik di ayat 38, di satu sisi murid-murid ketakutan, tapi di sisi yang lain Yesus tertidur lelap di tengah badai, karena Yesus percaya Bapa tidak pernah meninggalkan Dia, Yesus mengajarkan kita untuk berserah penuh pada Tuhan.

Yesus tahu bahwa Dia sedang menjalankan misi/tujuan hidup dari Bapa, tidak ada badai apapun yang mampu menghalangi kita untuk melakukan misi dan panggilan dari Tuhan. Keamanan dan perlindungan yang sejati ada bersama Tuhan, saat kita menjalankan perintah dan misi dari Tuhan. Mari kita sadari bahwa kita sedang menjalani ujian iman, Tuhan ingin kita memiliki iman yang teguh dan untuk kita taat melakukan perintah Tuhan dan berserah penuh pada Tuhan.

Pertanyaan Aplikasi: dari pembahasan kita hari ini, apa pengertian yang Tuhan berikan kepada anda? Apa yang ingin anda lakukan atau doakan untuk selalu taat pada panggilan Tuhan, apapun situasi yang akan atau sedang anda hadapi?

<Pemandu membagikan jawaban pribadi dan meminta para jemaat untuk membagikan jawaban mereka>

Mari kita panggil nama Yesus, Tuhan mengerti keadaan hidup anda, merasakan kelemahan anda, dan mendengar setiap doa-doa anda. Pemandu membacakan Ibrani 13 ayat 5 kepada jemaat:

Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu.

Karena Allah telah berfirman: ”Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”

Jadikanlah Firman Tuhan ini sebagai pegangan hidup kita. Arahkan mata rohani kita pada Tuhan, berseru kepada Tuhan, ganti cara kita berdoa, bukan lagi mempertanyakan Tuhan melainkan percaya kepada Tuhan.

<Pemandu mengangkat penyembahan kepada Tuhan dan berdoa, mengajak jemaat saling mendoakan satu dengan yang lain, berdua atau bertiga, lalu menutup dengan berdoa bagi jemaat agar Roh Kudus selalu mengingatkan jemaat bahwa Tuhan dekat dan peduli setiap saat>

Komunitas Kristen yang dinamis di tengah kota Philadelphia, yang didedikasikan untuk menyebarkan kasih Tuhan dan membangun iman yang memberkati seluruh bidang kehidupan.

© 2025. All rights reserved.