Gereja Lokal sebagai Sebuah Keluarga
6/14/20263 min baca
Referensi Khotbah: https://www.youtube.com/live/wuiJyvMdyCo?si=Tb4V2edlRHI_GEx8&t=816
Obyektif: Jemaat mengerti peranan dan panggilan mereka sebagai bagian dari keluarga Allah melalui gereja lokal, memiliki kemurahan hati untuk mengasihi dan menanggung beban, giat beribadah dan menjadi saksi bagi keluarga dan teman-teman.
<Pemandu memberikan rangkuman dari khotbah dan juga mengajak jemaat membaca Firman Tuhan>
Pada hari ini kita akan bahas bersama mengenai identitas dan peranan kita sebagai bagian dari gereja Tuhan, mari kita baca Firman Tuhan bergiliran, 1 Petrus 2 ayat 4-10.
• Pada ayat ke-5, Tuhan mengibaratkan setiap kita seperti batu-batu yang membentuk bangunan rohani. Ini berarti gereja lokal bukan sekedar gedung ibadah, tetapi esensi yang utama adalah untuk memberikan diri kita sebagai persembahan kepada Tuhan, dan kita perlu melihat gereja sebagai bangunan rohani yang artinya keluarga Allah; kita adalah anggota dari keluarga Allah.
• Pada ayat ke-9, Tuhan memberikan kita satu identitas yang penting: kita adalah umat yang dipilih Tuhan, ditebus oleh Tuhan sehingga menjadi kepunyaan Tuhan. Kita dipanggil untuk menjadi saksi perbuatan Tuhan yang besar sehingga kehidupan kita akan dipakai Tuhan untuk menjadi berkat bagi keluarga kita.
Sebagai anggota keluarga Allah, tujuan utama kita dalam bergereja lokal bukan sekedar aktivitas kumpul-kumpul, tetapi untuk memuji menyembah Tuhan dan bertekun dalam pengajaran Firman Tuhan <pemandu membacakan Kisah Para Rasul 2 ayat 42 kepada jemaat>.
Pertanyaan Penuntun: apa pengertian anda tentang gereja lokal, dan bagaimana anda menilai keterlibatan atau level komitmen anda dalam gereja lokal? Apakah anda sudah bertekun dalam pengajaran Firman Tuhan dan apa tantangan yang anda sedang alami mengenai ini?
<Pemandu membagikan pendapat pribadi mereka lalu meminta jemaat-jemaat lain untuk berani secara terbuka menyampaikan apa yang mereka pahami dan tantangan yang mereka alami>
Kita semua, tanpa terkecuali, dipanggil oleh Tuhan di dalam gereja lokal untuk saling melayani, saling memperhatikan satu sama lain dan semakin giat beribadah kepada Tuhan.
Mari kita baca bersama-sama kebenaran Firman Tuhan di Ibrani 4 ayat 24-25 dan Galatia 6 ayat 2 <Pemandu mengajak seluruh jemaat untuk membaca ayat-ayat tersebut bersama-sama>.
Di perjanjian lama, harus ada 4 orang yang mengangkat tabut perjanjian bersama-sama (tabut perjanjian melambangkan kehadiran Tuhan). Artinya dalam kehidupan kita sekarang ini, Tuhan ingin kita menanggung beban satu sama lain, di situlah kasih Tuhan akan dinyatakan.
Dalam perjanjian baru mari kita belajar bersama bagaimana praktik nyata saling menanggung beban yang dilakukan oleh Barnabas di: <pemandu mengajak jemaat membaca ayat-ayat tersebut secara bergantian>.
• Kisah Para Rasul 4 ayat 36-37: bukti nyata dari kemurahan hati bagi keluarga Allah.
• Kisah Para Rasul 9 ayat 26-27: peduli dalam menanggung beban sesama yang membutuhkan.
• Kisah Para Rasul 11 ayat 19-24: menjadi teladan iman dan menasihati untuk menguatkan. Seperti Barnabas yang memiliki hati yang murah hati (generous) dan mengasihi lewat tindakan nyata: memberikan harta miliknya untuk jemaat; menerima saat orang-orang lain takut dengan Paulus; dan memberi nasihat juga semangat kepada jemaat-jemaat lain.
Pertanyaan Aplikasi: Apa yang anda pelajari dari contoh iman dan tindakan Barnabas? Apa saja pengertian dan tindakan yang ingin anda ubah dalam konteks bagian dari gereja lokal sebagai keluarga Allah? Apa yang mau anda terus lakukan dalam mendukung pelayanan Tuhan di gereja lokal?
<Pemandu membagikan jawaban pribadi dan meminta para jemaat untuk membagikan jawaban mereka>
Dari semua yang kita mau lakukan lebih lagi untuk mengasihi sesama jemaat dan keluarga kita dari hati yang mengasihi Tuhan; mari kita juga berdoa dengan iman pada hari ini agar ada keluarga kita atau teman-teman kita yang saat ini belum mengenal Tuhan tetapi suatu saat nanti mereka akan datang pada Tuhan.
Saya akan bacakan ayat Kisah Para Rasul 11 ayat 24:
“... karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan”
Mari kita jadikan ayat ini sebagai doa kita dan ucapkan,
”... karena [sebutkan nama masing-masing] adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Maka keluarga dan teman-teman saya akan dibawa kepada Tuhan”
<Pemandu mengajak jemaat untuk menutup dengan doa bersama meminta kesatuan jemaat, agar setiap jemaat tumbuh secara rohani dan praktik kasih nyata seperti Barnabas agar Tuhan menambahkan jiwajiwa di gereja lokal NLPC>
Komunitas Kristen yang dinamis di tengah kota Philadelphia, yang didedikasikan untuk menyebarkan kasih Tuhan dan membangun iman yang memberkati seluruh bidang kehidupan.
© 2025. All rights reserved.
